-->

Berkabut Lena

Post a Comment

BERKABUT LENA
04:07, Aug.22,2011

Terbuku malu warisan malam ini.
Manakala kuncup-kuncup mimpi merekahkan kelihaiannya.
Kupasrahkan laju ruhku,
Berkabut lena.

Rencana-rencana terbungkus waktu.
Seharum cinta kini kubersandar samar.
Menari liku antara bertahan dan terbangun.
Kaulenakan mata-mataku di tengah-tengah pijar.

Penguasa sukma kini sedang terjaga.
Sayup bertaut jiwaku yang berhasil terbelalak.
Masih kuat mengingat perjalanan berkabut sesaat tadi.
Hanya saja terabaikan kembali.

Hendak hati melakoni sepi.
Di luar sana kausiapkan runcing-runcing terik.
Masih di balik sana.
Namun kabut lena masih merayu melelapkan.

Entahlah, jika hari ini kumulai menyingkap kabut lena
Perasaan bergemuruh gentar menyambut.
Percikkan dingin kubasuh sekujur suram.
Bersimpuh teduh dibawah kabut lena.

Oleh Om Dompet
(kisah pertama untuk menuju Kemenangan)

Related Posts

Post a Comment

Subscribe Our Newsletter